Cara Merawat Kulit Bayi

Baby

Baby

Kulit bayi apalagi yang baru lahir sangatlah rentan terhadap berbagai macam hal, rentan terhadap cuaca dingin, panas, bahkan penyakit. Merawat kulit bayi sangat penting dilakukan oleh seorang ibu. Bila tidak melakukan perawatan bayi secara tepat, bayi akan terkena biang keringat, ruam, iritasi, atau masalah kulit lainnya. Untuk menghindari masalah kulit yang lebih berat, para orang tua harus melakukan perawatan kulit yang tepat dan sejak dini pada sang bayi. Kulit bayi cenderung mudah kering karena kulit bayi belum menghasilkan cukup minyak. Namun, bayi pada bulan-bulan pertama justru tidak boleh dimandikan terlalu sering. Pada satu hingga empat bulan pertama, bayi cukup dimandikan satu minggu sekali atau beberapa hari sekali saja. Setiap harinya, kulit bayi khususnya di daerah lipatan-lipatan kulit yang rentan terhadap ruam atau iritasi kulit, cukup diseka dengan dengan kain lembab tanpa sabun.

Sabun bayi jangan terlalu sering digunakan untuk menghindari kulit bayi menjadi tambah kering. Sabun yang akan digunakan sebaiknya adalah sabun khusus untuk bayi yang memiliki pH antara 4,5-5. Penggunaan sabun yang agak berminyak pula mencegah terjadinya iritasi maupun kekeringan pada kulit bayi. Agar kulit bayi tidak kering karena penggunaan sabun yang terlalu sering, masukkan beberapa tetes minyak zaitun atau baby oil ke dalam air mandi bayi. Minyak zaitun dikenal karena manfaatnya untuk kesehatan kulit, dapat menjaga kelembaban, dan menghaluskan kulit. Selain pemilihan sabun bayi, suhu air untuk mandi bayi juga perlu diperhatikan suhunya. Suhu air untuk mandi bayi sebaiknya jangan terlalu panas atau terlalu dingin, cukup sekitar 37°C.

Saat membersihkan kulit bayi sebaiknya tidak menggunakan tisu atau kapas basah. Jika terpaksa harus menggunakannya, gunakan tisu basah khusus bayi tanpa alkohol. Kulit bayi akan iritasi jika menggunakan tisu basah beralkohol. Setelah mandi, gunakan handuk lembut untuk kulit bayi. Setelah mandi dan mengeringkan kulit bayi, oleskan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak penghangat khusus untuk bayi. Minyak telon dan minyak kayu putih memberikan efek tenang pada bayi. Wangi dan kehangatan kedua jenis minyak tersebut dapat membuat bayi merasa lebih tenang dan nyaman. Minyak telon sangat cocok digunakan untuk memijat bayi maupun sebagai penghilang ruam akibat iritasi kulit bayi. Untuk pakaian atau popok bayi Anda, pilihlah yang berbahan lembut dan tipis.

Penggunaan baju berbahan katun adalah pilihan terbaik untuk bayi Anda karena lembut dan menyerap keringat sehingga kulit bayi Anda akan terhindar dari iritasi. Jika bayi menggunakan bahan pakaian yang membuat bayi mudah berkeringat, misalnya nilon, akan memunculkan bakteri sehingga bayi Anda akan gatal-gatal, muncul ruam pada kulit, atau terkena iritasi kulit. Jika ingin menjemur bayi sebaiknya dilakukan sebelum jam 8 atau jam 9 pagi. Sedangkan jika ingin membawa bayi keluar rumah pada siang hari, sebaiknya bayi Anda menggunakan topi atau payung untuk melindungi bayi dari terpaan sinar matahari langsung. Merawat kulit bayi merupakan salah satu peran terpenting orang tua. Kulit bayi yang sangat halus namun rentan terhadap masalah kulit, perubahan suhu, dan kekeringan perlu perawatan dan perhatian ekstra agar bayi merasa nyaman.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s